lagi2 , sapa elu!

Jangan dipikir saya tidak pernah berusaha untuk berpartisipasi dengan industri yg pragmatis , agar kondisi perkembangan musik PoP Indonesia bisa terus bergerak maju dari titik apa yang pernah dicapai dimasa dulu. Jangan pula orang2 taunya sekarang ini saya hanya suka protes melulu tanpa pernah berupaya sama sekali untuk berbuat yang lebih konkrit

Saya bahkan tak pernah merasa ‘direndahkan’ ketika harus berkunjung ke label2 untuk sekedar minta perhatian agar memberi ruang2 yang lebih layak bagi musik2 PoP yang berbeda. Padahal mereka semua itu adalah orang2 yang dulunya bukan siapa2 , selain sebatas pedagang kelontong dimata saya.

Ketika batas kulminasi toleransi sudah saya anggap cukup , saya tidak sudi untuk dianggap merengek-rengek kepada siapa saja. Jangankan kepada orang2 dengan watak karakter yang seperti itu , kepada presiden sekalipun tak ada rasa untuk harus minta dikasihani. Saya menuntut hak2 saya sebagai warga-negara dan seorang pemimpin itu memikul amanah untuk melaksanakan kewajibannya … Itu Alasan Utama mengapa saya harus bicara kepada pemimpin bangsa ini hanya untuk urusan musik dan lagu.

elu? … sekali lagi sapa elu

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara