semplak …

psikologi sosial yang menciptakan gap intelegensia bukan hanya dikalangan strata kelas ekonomi berbeda. Bukan pula dipicu oleh latar belakang pendidikan semata. Setiap orang dikaruniai kepekaan daya sensitivitas guna mengolah bathin yang disebut empati.

Empati melatih orang untuk tidak memandang sebelah mata persoalan2 orang lain yang tidak ber-keterkaitan secara langsung dengan kepentingan pribadi dirinya sendiri. Empati menunjukkan batas-batas otoritas wilayah orang lain yang tidak boleh diintervensi. Namun dilain pihak Empati juga mengajarkan setiap orang untuk mawas diri , melatih diri … adakah kita sendiri tidak merugikan orang lain tanpa disadari.

‘biarkan saja jangan diladenin … dia cuman ngomong doang , ntar lagi juga dia bakalan capek sendiri’ ; … kalau empati sudah tak lagi dimiliki , bagaimana bisa berharap menuai empati yang sama dari orang lainnya.

‘Bisa koq mas …’ ; caranya? ; ‘wani piro’ ; jiaaah pale elu semplak

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara