persoalan dasar

persoalan yang PALING men-DASAR dari masyarakat bangsa ini adalah merubah cara berpikir/mindset , bahwa Negara ini tidak lagi dipimpin melalui kekuasaan seorang RAJA yang bisa memutuskan segala sesuatunya dari dalam kamar tidurnya sendiri , sambil bercanda bersama para permaisuri , sebagaimana mandat atau TITAH Sang BAGINDA dijaman doeloe.

Setiap Warga Negara harus belajar untuk mengkritisi perilaku orang2 yang ada disekitarnya sendiri. Jika ada orang yang merugikan hak2 kita dalam hal apa saja , maka harus diciptakan kesepakatan bersama orang2 lainnya untuk ber-sama2 melakukan penolakan bahkan perlawan2 untuk menghentikan kebiasaan2 mereka yang merugikan tersebut … jangan diam cuek saja , masa bodoh yang penting kita sendiri tidak dirugikan dst.

Apalagi kebiasaan2 langsung menyalahkan pemimpin yang dianggap nggak becus , lalu ingin mencari penggantinya yang bisa lebih baik? … sigh! tidak akan pernah terwujud selama masyarakatnya sendiri masih berperilaku sama alias tak berubah. Dimanapun yang selalu terjadi dimuka bumi ini : Pemimpin yang baik adalah representasi dari tingkat kepedulian masyarakatnya sendiri yang mau berubah untuk menjadi lebih baik.

Ini hanya soal pilihan saja , mau dipimpin dengan model kepemimpinan ‘raja’ atau mau yang ‘demokratis’ . Kalau mau yang demokratis maka otak kita juga harus paham apa itu artinya demokratis. Kalau mau dipimpin oleh paradigma ‘raja’ lagi , maka sediakan dulu ‘ring tinju’ bagi para RAJA-RAJA se-Nusantara untuk gebuk2an terlebih dulu! , mati aje elu sana … raja gw lebih sakti , bisa ngilang seminggu nggak keliatan :p

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara