… ngeselin

Berpikir OPTIMISME itu harus berdiri diatas landasan substansi berbagai persoalan yg terkonstruksi antar satu dengan persoalan yang lainnya.

Jadi , pahami dahulu cara/mekanisme untuk menyelesaikan setiap pokok persoalan yang berdiri sendiri2 , sebelum berupaya meng-interkoneksinya menjadi sebuah ‘sistem persoalan’ yang integral.

Kompromi menjadi sesuatu yang manusiawi serta wajar dilakukan , jika telah mengerti akan duduk persoalan yang dihadapi. Kompromi hanya karena alasan2 pragmatis? …; apa masih belum bosan dengan lupa? , akibat budaya euphoria lagi2 jidat tertumbuk masalah2 yang selalu sama

Susah? buang2 waktu , capek? , nggak ada duitnya? , atau mimpi disiang hari bolong … jiah! , itu dosa kita semua pada orang2 kecil yang nggak ngerti politik apa2. Ibarat perawan di desa yang disuruh menunggu tanpa batas waktu , kapan akan diajak menyetubuhi kehidupan ini ber-sama2. Sebab kelompok menengahnya impotent layu belum bisa berdiri2 juga. Karena asyik sendiri dikamar mandi , hanya ber-main2 dengan bu(r)sa

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara