masih lebih enak sakit gigi

“Mental kapitalis belagak dungu atau jangan2 dungu beneran”:

Tugas profesi saya itu sepanjang masa alias seumur hidup yang artinya nggak kenal itu kata pensiun [siapa yg meng-gaji saya]. Jangan bermain kata-kata kalau tidak paham makna. Jangan pula kau samakan layaknya aktris yang dianggap sudah senja sebab dibawah matanya belipet bertebaran kerut & nggak lagi manja. Yang saya berikan itu produk pikiran bukan jualan badan , fisik atau tubuh. Tau artinya ‘intellectual property rights’ gak?

“Om kan sudah tinggal menikmati sisa hidup , kami2 yang muda yang kini bekerja” ; koq enak kamu? masih muda udah botak menyuruh saya harus minggir dan parkir , cuma untuk ngeliatin kamu ngepot zig-zag seenaknya dihalaman hidup didepan batang hidung gw , emang udara ini punya perusahaan bapak elu… sontoloyo , gw sunat 5 kali ntar elu

Kapitalis itu para pengelola industri , ada kapitalis untuk berproduksi ada kapitalis imperialis (belatung penghisap darah). SENI itu bukan produk/ciptaan industri , namun seni bisa bekerjasama dengan industri. Sifat & watak SENI itu berdiri sendiri , dia lahir sendiri sebagai sokoguru salah satu penopang aturan dalam ber-peri-kehidupan. SENI itu produk hidup , jadi selama orang itu hidup selama itu pula ia bisa ber-seni (jangan pula ditafsirkan air seni , itu lain lagi dik ..)

“emang ada apa sih? koq pada ribut2 … emang ada yang nggak beres ya?” ; mati nggak elu :p

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara