eh .. plis deh ya

“bukan mas , lagu itu ciptaan temen saya , memang saya yang membuat aransemen musik dan kebetulan yang menyanyikan serta mempopulerkannya”

“bukan mas , komposisi musik itu bukan saya yang menciptakannya , tetapi saya yang mendaur ulangnya kembali sesuai versi saya (remake/re-arrangement)

Begitulah seharusnya moral semua orang tergerak untuk dengan sendirinya melakukan koreksi jika terjadi kekeliruan2 informasi ditengah masyarakat. Apalagi bagi orang2 yang mengaku berprofesi sebagai seniman , bukan berdiam diri dan terkesan membiarkan saja karena turut merasa malah diuntungkan … tengok perilaku peng-upload youtube indonesia , memperihatinkan .

Disana-sini bertebaran profesi [tukangracik] pendaur-ulang dengan julukan setara maestro. Satu dua orang mungkin saja tidak jadi masalah , tetapi jika sudah mem ‘budaya’ menjadi penyakit yang berjangkit … ini persoalan meletakkan sejarah

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara