kebenaran ngawang2

Orang enggan untuk bicara membela KEBENARAN , baginya kebenaran adalah untuk dimaklumi sesuai dengan persepsi dan kepentingan setiap orang itu sendiri2. Alih-alih KEBENARAN menjadi relativisasi yang mengambang di-awang2 , membuat orang menjadi kebingungan sendiri kemanakah harus berpihak untuk menjunjung KEBENARAN yang seharusnya & KEBENARAN yang wajib dihormati

Itu semua akibat KEBENARAN perfomatik yang absen dan tidak melengkapi kehadirannya dalam mendampingi HUKUM formal yang mengatur tata cara dalam bermasyarakat. Itu semua akibat dari sistim Hukum yang tak berdaya , Hukum yang tidak mandiri , Hukum yang diperjual belikan disana-sini

KEBENARAN itu sendiri harus dipahami melalui berbagai teori / aspek sudut pandang :

a. Kebenaran berdasarkan teori KORESPONDENSI
b. Kebenaran berdasarkan teori KOHERENSI
c. Kebenaran berdasarkan teori PRAGMATIK
d. Kebenaran berdasarkan teori STRUKTURAL PARADIGMATIK
e. Kebenaran berdasarkan teori PERFORMATIK

KEBENARAN absolut adalah Kebenaran Tuhan yang disampaikan kepada manusia melalui wahyu. KEBENARAN manusia juga bersandar pada Kebenaran Tuhan yang tersirat melalui Alam dan Kehidupan untuk di-observasi bersama bagi KEBAIKAN Kehidupan umat manusia itu sendiri.

Saat ini , masyarakat menjadi ‘panik’ seperti kehilangan panduan dalam menjunjung tinggi KEBENARAN bersama. Masyarakat dibenturkan untuk saling ber-hadap2an guna menemukan dan mempertahankan dalil-dalil KEBENARAN-nya sendiri2.

KEBENARAN PERFOMATIK yang menjadi pijakan dari segala tata aturan agar orang wajib tunduk patuh kepada Hukum yang disepakati … menjadi bayang2 yang semakin menjauh dari jangkauan harapan. Apa yang akan terjadi nanti … Indonesia

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara