sarang srigala

Kita bisa mengagumi pola dan cara berpikir seseorang , ketika dia merumuskan sikap menjadi perilaku. Bukan karena SIAPA atau APA yang mengusung beragam subyektivitas lewat tampilan , bentuk tubuh maupun wajah yang rupawan. Namun manusia juga dikarunia-i indera mata alat penglihatan , oleh sebab itulah mengenalkan pula sebutan : elok dan pesona ataupun keindahan

Paragraf kalimat diatas menerangkan bagaimana rumusan tentang satu pendapat tertentu harus dimaknai dengan benar , diletakkan pada tempatnya secara proporsional , agar tidak mengelabui hati bahkan berpotensi bisa menipu diri sendiri … kekaguman semu.

Ada orang mengagumi sebuah lagu , kagumilah karya sebagai subyek dari hasil kerja kreatifnya , bukan obyek fisik orangnya. Ada orang mengagumi nyanyian suara biduan yang mengalun indah serta membuai kalbu , kagumilah dengan cara-cara yang serupa

Bukan hanya disebut perilaku bocah yang kekanakan , lebih jauh dan ekstrim bisa disebut layaknya hobi orang menyembah kuburan. Menjadi hamba2 kekosongan … ruang2 gelap tempat dimana srigala bersemayam

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara