Kebenaran yg ‘hilang’

Masih saya ingin mengajak kita berbagi soal KEBENARAN: … ini intisari yg saya sampaikan di KPK [Abraham Samad dan Bambang Widjojanto] untuk menggambarkan kondisi perilaku korupsi yg melanda masyarakat kita akhir2 ini

Saat ini korupsi terjadi dimana saja nyaris 100% mengancam seluruh kegiatan hidup manusia Indonesia. Korupsi terjadi karena HILANGNYA parameter2 SISTEM NILAI yang menjadi acuan dipatuhinya KEBENARAN didalam diri setiap orang.

“Berjalanlah dengan KEBENARANMU & biarkan aku hidup berjalan dengan KEBENARANKU sendiri” [slogan hidup paling populer dijaman ini] ; … Kalau kita tidak tinggal bersama dalam satu lingkungan paradigmatik dimana psikologi sosial harus diciptakan & dibangun bersama agar tidak merugikan pihak satu sama lainnya , maka bisa saja dalil2 ‘kebenaran milik sendiri’ diatas boleh dibenarkan

Namun karena kita hidup bersama dalam satu kepentingan yang sama maka hal tersebut jelas tidak mungkin dibenarkan . Kebenaran yg mengendalikan Hukum dalam satu komunal masyarakat HARUS SAMA. Lalu seperti apa sebenarnya realitas yang terjadi? … nyatanya bahkan orang2 kecil kelas pedagang di kaki2 lima saja sudah terbiasa dengan dalil pembenaran ‘korupsi’ walau hanya sekedar untuk kebutuhan makan agar keberlangsungan hidupnya tidak terhenti

Padahal korupsi ya tetap saja namanya Korupsi , tidak membedakan jumlah besaran nilai yang dikorupsi. Ini jenis penyakit sosial yang bukan hanya melanda masyarakat kelas atas. Kebenaran adalah aturan/hukum , karena sistem Hukum itu sendiri telah kehilangan moralitas nilai sebagai pijakan , maka KEBENARAN disegala lini strata sosial ekonomi , termasuk diantaranya Kebenaran untuk dilarang melakukan korupsi menjelma layaknya asap yg bisa mengepul kemana saja , Kebenaran menjadi aturan yg ‘cair’ tidak mengikat tidak memaksa , bebas bisa menguap ke udara , atau seperti bunglon yang tak lagi meninggalkan jejak & bekas

Dimana KEBENARAN mu , masihkah KEBENARAN bersemi didalam dada setiap insan Indonesia

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara