kabarkan kenyataan

“Kenyataan harus dikabarkan” … artinya ya semua orang yang merasa tau harus saling mengabarkan. Yang belum tau harus mau mendengar kabar , hingga suatu ketika nanti mampu melihat kenyataan itu sendiri … jangan belagak pilon alias belagak bego

“Orang2 harus dibangunkan” … bagaimana mau ngebangunin orang , kalau kita sendiri selonjoran dikasur dengan kaki yang ongkang2.

Salah satu kenyataan yang ada sekarang adalah : perilaku generasi anak2 kita sendiri , dari masyarakat kelas menengah yang telah kehilangan arah , mereka merasa muncul dan dilahirkan oleh entitas masyarakat baru dari dunia antah berantah … cas cis cus dan salah kaprah , bangganya bukan main dengan segala sesuatu yang berbau asing

Semenjak awal2 tahun 2000’an sering saya ber-hadap2an dengan mereka yang gemar berujar kata : ” dunia berubah mas … jaman juga sudah tidak seperti jaman dulu lagi” … dan lain sebagainya. Sebuah pembenaran yang hendak dipaksakan , agar saya harus menerima kenyataan tersebut secara begitu saja , tanpa hak apa2 untuk membangun opini . Dipikirnya saya ini orang kolot yang sudah ketinggalan jaman … preettt , bener2 setan botak mereka itu semua , tak satupun batang hidungnya nampak sekarang ini …

Seperti inikah perubahan yang di-elu2kan , inikah modernisasi yang di-cita2kan? … bah! karena itulah aku tidak sependapat walaupun harus sendirian berbeda pendapat. “Nggak takut kehilangan kesempatan mas?” ; … kesempatan apa? , kesempatan berbagi rejeki dari hasil manipulasi dan korupsi? … fuih maaf , saya lebih terhormat dan bermartabat dari mereka2 yang bangga dengan jabatan / pangkat / simbol2 popularitas namun nyatanya adalah bagian dari sistim yang selama ini korup , siapapun kamu , sebesar apapun namamu dimuka masyarakat …

saat ini masyarakat menengah itu sendiri sudah di design untuk menjadi bagian dari itu semua … sistim manipulasi yang korup! Dikenal dengan istilah “korupsi berjamaah” , tapi nyatanya ya belagak bego aja … lawan!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara