ya rasain aja

akan tiba saatnya untuk tidak akan berkilah bahwa :

demo itu dibayar ; ya memang harus dibayar … bagaimana bisa menggerakkan massa untuk menekan para pembuat kebijakan [yang baru akan peduli kalau orang banyak sudah ber-tereak2] Demo sendirian mah … demo masak namanya , itu didapur saja

politik praktis sekarang ini memang dagang sapi ; ya memang harus kuat2an pake duit … bagaimana bisa menggalang suara mayoritas di parlemen kalau fulusnya seret

demikian pula yg terjadi ditataran psikologi masyarakat umum :

akan semakin banyak orang muda ‘kurang ajar’ , lha wong bapak ibunya sendiri yang mulai kurang ajar duluan koq …

akan semakin ekstrim gerakan perlawanan dari kalangan fundamentalis … lha nyatanya mereka merasa hidupnya semakin terancam koq , masa sih ada orang terancam itu ketawa2

doyan pragmatisme? ya terima saja karung pundi2nya iblis dajal

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara