masyarakat apbn

Masyarakat APBN … itu kelompok orang2 yang hidup dari korupsi belanja Negara , korupsi dari Pendapatan Negara sekarang ini sudah lebih susah karena jumlahnya kecil dan terlalu banyak diawasi oleh berbagai lembaga pengawasan. Sedangkan Belanja Negara itu biaya untuk membayari gaji pegawai negri beserta seluruh perangkat2 instrumen administrasi Negara

Kalau saya sederhanakan lewat pendekatan bisnis ‘warung tegal’ maka kesejahteraan ekonomi hanya menjadi milik para distributor yang tugasnya membeli kangkung , cabe , bawang , garam dan lainnya dari negeri seberang , mereka semua berhak atas komisi yang sah & legal dihadapan hukum perdagangan yang berlaku

Dipihak lain para konsumen warung tegal hidupnya harus mati2an berjuang sendiri menciptakan lapangan kerja sendiri diantara mereka sendiri TETAPI tanpa ada dukungan sarana yang memadai. Boro2 berpikir dan mimpi tentang kesejahteraan … untuk makan se-hari2 diwarung saja selalu berkeringat dingin dihadapkan pada realita akan kenaikan harga apa saja yang mau dimakan. Terlalu banyak pilihan makanan tapi bingung memilih apa yg mau dimakan

Disisi lainnya lagi , keberlangsungan hidup warung masih harus bersandar pada hutang dari warung tetangga , selama belum ada untung maka terpaksa harus naikin harga karena harus bayar listrik dan prasarana lain2 yang kenal kata ‘turun’. Nah … sampeyan kelompok yang mana , ini perlu untuk sampeyan bisa mengerti apa itu artinya empati

Berantas korupsi itu penting , pemerintahan yang bersih itu penting … tapi itu menjadi tak ada artinya apa2 sama sekali … selama tali laso masih tetap menggantung dileher [ribut karepe’ dewe]. 2014 mencari pemimpin yang bersih? pemimpin yang bisa jadi panutan? pemimpin yang kuat? …. untuk apa? supaya nggak ada lagi korupsi yang gila2an dan berjamaah? … mbheltutttt , sampeyan cuman jadi bola lonjong sepak pojok bagi para politikus yang lagi rebutan jatah kursi.

Indonesia BANGKIT itu INDONESIA yang MANDIRI

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara