warisan tradisi

Memahami makna ritual dari Warisan Tradisi dijaman modern:

Ritual Tradisi itu satu kebiasaan2 manusia diwilayahnya masing2 untuk memanjatkan permohonan & keinginan yang BAIK tentang apa saja , kepada penguasa Alam Semesta yang mereka yakini

Dimasa paganisme , orang meyakini bahwa tanah / pohon / langit / laut dan seturusnya dikuasai oleh para penguasanya masing2 , mereka itu para penguasa yang umumnya disebut sebagai dewa-dewa yang mbhaurekso . Jaman dimana ilmu PENDIDIKAN belum mampu melahirkan temuan2 tehnologi modern untuk menyibak dan mengungkapkan fakta dari berbagai misteri yang terselubung

Tahap berikutnya , adalah hadirnya AGAMA untuk membantu ‘MELURUSKAN’ apa2 saja yang harus diluruskan dengan cara2 yang Ber-Peri-Kemanusiaan , tanpa pemaksaan2 kehendak yang justru merusak perilaku baik dari hasil paradigma ritual tradisi yang sedang berlangsung saat itu. Definisi makna perilaku yang baik hasil RITUAL2 seperti diatas itu antara lain : menjaga kelangsungan hidup rukun & damai bersama dengan cara menjaga lingkungan hidup juga secara ber-sama.

Dijaman modern ini , dimana capaian dari temuan tehnologi mampu mengungkap berbagai hal yang sebelumnya menjadi misteri bagi masyarakat tradisional belum modern. Upacara2 Ritual semacam itu TETAP harus dilestarikan dan dipertahankan. Dibawah ini alasan2 untuk bisa dijadikan rujukan:

a. Yang diambil adalah ESENSI dari perilaku [BUDAYA] kebersamaan untuk berkepedulian menjaga kelangsungan hidup yang juga demi kepentingan bersama [budaya guyub]. Bukan lagi menyembah dewa-dewa yang sebelumnya dianggap mbhaurekso. Bisa juga dijadikan sebatas ‘party atau pesta’ bagi kegiatan masyarakat lokal

b. Tidak ada satupun orang yang cukup ‘berpendidikan’ dengan benar dan baik , untuk mau percaya begitu saja kepada tahayul. Artinya , percaya tahayul itu muncul dari kebuntuan informasi yang membuat orang menjadi fanatisme [berlindung dibalik mitos] , perilaku yang salah atau karena kurangnya pendidikan. Kini , pendidikan u/ menjadikan manusia modern-sebenarnya , berpacu dengan kebuntuan2 yang melahirkan fanatisme kepada warisan adat istiadat tradisi-lama ataupun fanatisme kepada agama , chaos budaya …. keduanya sama saja.

c. Upacara2 Ritual diatas juga selalu menghadirkan bentuk kegiatan yang UNIK layaknya karnaval2 yang selalu menghadirkan berbagai jenis tontonan menarik. Maka dalam konteks dunia MODERN , hal tersebut justru menjadi ASSET untuk mempertegas produk budaya yang original spesifik serta bisa berkolaborasi dengan Industri Dunia Pariwisata yang melibatkan masyarakat global / dunia internasional

Salah satunya , contohlah bagaimana masyarakat BALI memperlakukan upacara2 ritual tradisi mereka. Apakah mereka dipimpin oleh pemuka2 masyarakatnya yang bodoh yang hanya suka menyembah tahayul? Dunia Pariwisata di BALI lebih mengenal dengan baik , apa itu mata uang nilai tukar yang tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan HIDUP Manusia modern.

Perilaku itulah yang disebut [salah satunya] sebagai : KEARIFAN LOKAL. Yakni: menghormati kebiasaan2 [budaya] yang masih dianggap baik dan yang masih berlangsung karena masih dibutuhkan oleh masyarakatnya sendiri. Suatu ketika nanti , jika tuntutan jaman sudah tidak membutuhkannya lagi (tidak sesuai) … ya gampang saja , tinggalkan saja koq repot2 … ganti dengan Kearifan2 model versi baru yang berikutnya & yang disepakati. Tapi jangan ‘maksa’ , itu haram ini haram itu najis ini najis itu musyrik dslb

Sebagai kalimat penutup : Hanya kebodohan absolute yang masih suka membenturkan Ritual Tradisi lama dengan ajaran2 Agama . Tetaplah menjadi orang Indonesia yang Tradisional , tetapi tradisional baru yang MODERN … dan modern itu mindset bukan fisik

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara