syair ronggowarsito

memahami makna syair Ronggowarsito tentang : Kalatida – Kalabendu dan Kalasuba . Bahwa itu bukan semata penerawangan gaib ala ilmu ahli nujum yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara ilmiah. Dalam bahasa Formal-Politik , hal tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) dekade pengkatagorian perilhal perilaku kondisi yg sedang berjalan:

a. Kalatida : adalah jaman dimana kekacauan disegala bidang terjadi , norma2 dan tata nilai yang jungkir balik , hukum yang tak berdaya karena dikhianati oleh pengawal2/aparat hukumnya sendiri , agama yang tidak berdaya karena dikhianati oleh para ulama-nya sendiri , korupsi , pembunuhan / bunuh diri terjadi di-mana2 tanpa bisa dikendalikan dengan semestinya oleh satu kebudayaan dalam satu era peradaban yang dilalui

b. Kalabendu : adalah jaman dimana kekuatan dari bentuk sistim kekuasaan yang bersifat fasistik , militeristik , represif dan se-mena2 terpaksa harus digunakan untuk mengatasi dan menghentikan situasi chaos disegala bidang

c. Kalasuba : pengalaman dari kedua jaman diatas melahirkan satu catatan sejarah kelam yang memotivasi terciptanya satu kondisi yang memberikan sarana serta fasilitas se-luas2nya bagi dunia ilmu pendidikan maju. Membidani lahirnya generasi baru yang mampu merencanakan masa depannya dengan baik guna mencapai cita-cita akan kesejahteraan hidup bagi mereka bersama

Jika saya letakkan analogi diatas melalui ‘versi’ cara berpikir saya sendiri sebagai seniman , maka bangsa ini masih menjalani tahap Kalatida berproses ke Kalabendu dan saat ini kita kembali seperti mengulangi fase2 di era Kalatida , untuk menuju Kalabendu terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa menggapai era dimana Kalasuba bisa diraih untuk diwujudkan

[opini:] Kalabendu era Soeharto telah ditelikung oleh reformasi kecoak2 pembangunan ‘ver.updated’ , hingga kita terpaksa mengulangi lagi apa yang semestinya tidak perlu terjadi =(

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara