toleransi?

hidup harus saling menghormati … saya sendiri juga tau koq
hidup harus saling menghargai … saya sendiri juga tau koq
hidup harus saling menolong … saya sendiri juga tau koq
hidup harus saling mencintai … saya sendiri juga tau koq

jangan menebar kebencian … saya sendiri juga tau koq
jangan menghasut jahat … saya sendiri juga tau koq
jangan suka memfitnah … saya sendiri juga tau koq
jangan suka iri dan dengki … saya sendiri juga tau koq

Untuk dapat menyelenggarakan itu semua , orang harus memahami dan mentaati satu rujukan tentang KEBENARAN yang sama sebagai landasan untuk mencapai kesepakatan agar kekhawatiran2 diatas bisa dihindari. Itu semua yang kemudian diterjemahkan menjadi sebutan ATURAN

Aturan Ber-Bangsa itu bisa jadi berwarna ABU2 , sedangkan aturan Ber-Negara itu hanya ada HITAM atau PUTIH … pada tau nggak?

Aturan berbangsa itu a/l : cara2 ber-etika , sopan santun , cara2 ber-tata krama , cara2 dalam menjunjung nilai2 moralitas , cara2 dalam menghormati kebiasaan2 orang lain , dan seterusnya

Aturan bernegara itu a/l : hukum yang mengatur cara2 mencari uang , cara2 mengatur boleh dan tidaknya ketika hendak melakukan kegiatan2 transaksional , cara2 mengadili dan menghukum dan seterusnya

Saya main band [kasarnya] … ketika bergaul dengan se-abrek pemain musik secara musikal [bikn lagu dst] itu wilayah pergaulan ber-Bangsa. Tetapi ketika saya mau teken kontrak … maka itu cara2 dalam ber-negara , sebab itu sudah masuk keranah ekonomi [berkegiatan transaksional] berfungsi untuk menghidupi kelangsungan hidup saya sendiri.

Sama halnya seperti orang kerja di kantoran yang berhak atas gaji / tunjangan dll , dan jangan lupa … sama2 bayar PAJAK juga. Ketika ada orang2 yang mengganggu wilayah apalagi merugikan cara2 satu sama lain dalam ber-ekonomi diruang Ber-Negara … ATURAN ABU-ABU tidak akan menyelesaikan masalah apalagi bisa menolong :

“maap ye bayarnya besok aja , yang penting kan kita bisa senang2 bersama” … (?)
“tolonglah dimengerti …ini kan hobi , jadi harap dimaklumi saja lah kalau mereka sering seenaknya di ruang2 kegiatan profesi anda”

ya nggak bisa gitu , koq enak betul … orang lain jadi susah karena dituntut untuk toleransi kepada mereka2 yang sedang merayakan hobi

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara