… diam

redup lentera yang kujinjing , tak punya maksud menggurui jaman , bukan pula tuk menaklukkan malam … dia hanya menuntun aku menemukan jalan.

Dan ketika cakrawala menyingsing , tak sanggup lagi kulihat mereka yang gaduh saling bertengkar , orang2 yg baru menyadari apa yang sebenarnya sedang dihadapi. Bibirku kelu , jariku terasa linu menulis kata demi kata yang selalu kuhapus lagi

  

About the Author

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

Comments are closed.

elektronik sigara