maestro emperan

Tahukah anda bedanya menulis musik atau lagu hingga produk budaya tersebut menjadi dikenal oleh publik masyarakat luas … dengan sekedar mengadopsi musik / lagu yang sudah dikenal untuk dirubah menjadi versi yg terdengar berbeda berikutnya.

Orang Indonesia dijaman sekarang ini gemar mengakui karya musik dan lagu2nya sebagai karya master piece , sementara karya tersebut hasil dari tambal sulam imaginasi kreatif yang dilakukan oleh orang lain

Kita harus belajar untuk mengenal RASA MALU , menyebut diri sendiri sebagai maestro atau apapun sebutan setaraf yang sejenisnya … sementara kualitas tidak lebih dari karoseri toko

Seniman wajib berkolaborasi secara baik2 dengan industri , bukan menjadi budak kapitalis industri. Itu dua hal yang berbeda ketika seniman terlibat menjadi bagian dari gerakan kultur pop bagi kemajuan yg menjadi tuntutan jaman

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara