siapa elu siapa gw

Ayolah … kita punya kapasitas 100 persen untuk harus diberdayakan , tidak perlu ter-buru2 untuk dapat mencapai target optimum yang bisa dicapai. Tapi jangan merasa cukup puas dengan 25 % yang bisa disentuh. Orang Indonesia … bangkit dong , bangun dong … jangan pinter ngomong tanpa berpikir terlebih dulu

saat saya belajar berkomunikasi untuk mendayagunakan otak ‘kiri dan kanan’ diatas , sayapun tak luput dari kondisi serba berkekurangan validitas data/informasi sebagai bekal untuk mengolah logika. Lalu kerapkali muncul perasaan didalam hati .. “duh malu2in aja tadi gw nanya sesuatu yang bisa2 diketawain sama orang”

Tapi pengalaman mengajarkan kita untuk mampu terhindar/menghindari diri dari segala kekeliruan yang ber-ulang2. Apa itu? : Malu bertanya sesat dijalan”. Jangan kita terjebak menjadi kelompok orang2 yang menyembah berhala gengsi , berhala prestisius yg semu

Disini saya mencoba berbagi dengan anda semua yang merasa belum menguasai ‘data’ dengan baik , sebab DATA hari ini hanya bisa dikuasai , ketika seseorang telah menguasai data kemarin dan sebelumnya. Omong kosong bila ada orang bisa merasa dirinyalah yang paling obyektif serta legitimate tanpa penguasaan DATA yg memadai

Orang2 yang dahulu mentertawakan kini balik saya tertawakan walau didalam hati. Namun , kita tidak bisa merubah sistem dengan sekehendak hati sendiri … saya menyingkir dari sistem2 yang serupa , fuck the mainstream

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara