situasi berbahaya

pertumbuhan ekonomi yang njomplang tidak merata itu artinya : sirkulasi perputaran uang dilevel atas semakin deras sementara ditataran bawah semakin melambat lemah , dampak dan konsekuensi yang dirasakan adalah :

permintaan ‘supply’ KEADILAN dari arus bawah yang terhambat oleh ketetapan dari berbagai aturan2 normatif [masalah #1], yang masih juga rentan diselewengkan oleh berbagai oknum-oknum penegak aturan dari sistim pemerintahan [masalah #2]

premanisme merajalela sebagai bentuk dari perlawanan kaum ‘fatalis’ yang tak punya daya [masalah #3] . Garda terakhir kedaulatan Negara yang disebut Tentara hanya bisa meneropong sambil melongo menyaksikan semua kejadian2 ini dari batas wilayah Negara [masalah #4]. Ketika ada unsur tentara sendiri turut tersangkut terlibat dalam kekacauan … tak perlu menunggu waktu lebih lama untuk menyerbu kedalam kota

Rakyat dan tentara bisa disatukan dalam satu barisan , walau berbeda motivasi serta alasan. Ini berbahaya … semangat militansi kolektif seperti saat melawan kolonial penjajahan bisa menyusup & bermetamorfosa dalam satu bentuk sikap yang seolah tampak sama

Kaum petualang politik dan opportunis ber-siap2 mengatur strategi baru demi kesempatan berikutnya lagi.

Dan Rakyat akan tetap pada posisi semula sebelumnya menjadi ‘kambing congek’ bagi periode2 rejim berikutnya … jika masih juga berharap akan datangnya ‘ratu adil’ yang akan mengatasi persoalan , jika masih tak juga berkemampuan untuk membangunkan ‘dirinya sendiri’ … sebagai PARA PEMILIK NEGARA

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara