nangis bombai

“sama halnya dengan rencana kenaikan harga bbm” … tanpa ada kenaikan sulit untuk membiayai birokrasi Negara , semakin menipis kemampuan Negara untuk membenahi infrastruktur yang akan melayani kebutuhan masyarakat.

Ya begitulah … kalau mindset telah terpola untuk membangun logika berpikir instan. Padahal itu semua adalah semacam jebakan ‘FAIT A COMPLY’ , yang mau tidak mau harus dilakukan karena persoalan2 mikro lainnya selalu tak diabaikan. Cobalah kita gunakan akal sehat … wilayah dengan garis pantai terpanjang namun garam saja tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri

Orang Indonesia … karakter manusia2 yang dikaruniai kemampuan untuk merekayasa dan mengadaptasi [ngoprek apa saja] hingga mampu bertahan. Tapi lupa , bahwa kemampuan seperti itu juga mengundang watak buruk untuk meremehkan apa saja

Merdeka itu untuk bisa hidup mandiri , berdiri diatas kaki sendiri. Merdeka itu untuk hidup yang tidak tergantung apalagi mengemis kepada orang lain

Soekarno Hatta Syahrir dan mereka semua ‘nangis bombai’ , sementara orang2 sekarang hanya ribut soal rekonsiliasi politik , politik yang gagal menciptakan mesin-mesin Ekonomi. Politik yang hanya menyuguhkan perebutan kekuasaan. Politik yang hanya menampilkan tokoh2 hasil pencitraan untuk dijadikan idola2 , layaknya bintang2 panggung hiburan bagi anak-anak remaja.

Aku bukan seperti kamu , kalian atau mereka … yang bangga dengan materi untuk dijadikan bantal guling diatas kasur. Aku terdesak nyaris terjerembab comberan jaman … tapi AKU BANGGA bisa ikutan merasa menangis bombai dengan MEREKA

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

3 Responses to “ nangis bombai ”

  1. tq for information, nice shar
    Margahayuland

  2. Saya ingin belajar untuk bisa menangis dan lebih dari itu adalah menjadi diri saya sendiri, Pak memang JSOP keren :D

  3. kalau untuk bombay tidak terlalu perih gan kalu menurut saya seperti yang saya peroleh dulu ketika belajar di SMA Xaverius 1 Sekolah Terbaik di Palembang

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara