sama aje boong

Politik itu dimensi ideologis: orang2 yang berpikir di ranah ideologis tidak boleh bersentuhan langsung dengan ranah praktis/pragmatis. Pelaksanaan2 yg menjadi manifestasi dari ideologi harus diaplikasikan melalui mekanisme HUKUM yang juga diterbitkan lewat tarik menarik kepentingan diranah Ideologi [politik] diatas. Artinya … eksekutif dan legislatif dilarang kongkalikong … koq malah justru melahirkan koalisi . Koalisi untuk sama-sama senang , untuk sama-sama ngibulin rakyat yang memang masih banget gampang dikibulin. Puterin aja drama sinetron yang sarat dengan tangis menangis serta orang2 yang teraniaya … dijamin cespleng. Mewek deh elu tahunan … sentimentil romantik puitik sekaligus fatalistik

Lewat kalimat lain : Jika Ideologi adalah sebuah mekanisme yang merancang tata cara ber-KEKUASAAN , maka Kekuasaan tidak boleh disentuh oleh tangan2 Pengusaha politik yang mengusahakan pelaksanaan cara-cara untuk ber-Negara , tetapi HUKUM yang mengatur dan menunjuk para pelaku2 pengusaha Negara tersebut untuk bekerja [reward & punishment]. Dengan demikian … urusan Ekonomi akan menjadi wilayah kedaulatan Hukum yang sebenarnya. Bukan ethok-ethok’an … urusan Ekonomi di intervensi oleh kepentingan Politik , Hukum diberaki

Itu dulu lah yang di REVOLUSI , jangan ke-mana2 mikirnya … pusing ntar elu! , bukan hanya pusing … tapi disorientasi tujuan , alias mubheng2 kagak keruan

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara