wolak walik jaman

periode jaman edan juga menyertakan sejumlah hikmah tersembunyi yang bisa dipetik manfaatnya jika kita mau berpikir dengan lebih teliti. Penjelasan bagi jaman edan yang saya maksudkan disini adalah masyarakat yang pola konsumi hidupnya aneh bin ajaib , semisal : konsumsi pokoknya nasi karena alamnya menyediakan ladang bagi tanaman padi , namun yang dimakan senangnya apa yang harus mereka beli dari luar negeri …dan seterusnya

Kondisi seperti diatas menciptakan pengangguran bagi para intelektual , sebab orang2 yang berpotensi membangun negeri perannya tersingkir digantikan oleh generasi baru yang dididik untuk menjadi agen2 biro jasa importir , komprador atau para entrepreneur yg fasih ‘internasionalisasi’.

Situasi seperti diatas melahirkan kesadaran baru ditengah masyarakat yang munculnya terlambat [baru melek dari ancaman bangkrut] lalu secara ter-gopoh2 pula menuntut hadirnya para inetelktual / cendekiawan agar segera bertindak mengatasi keadaan , sementara mereka semua sebagian besar sudah pergi meninggalkan negri dan sisanya telah beralih profesi [ilmuwan menjadi pedagang]

Maka hanya profesi2 yang konsisten pada bidang ilmunya masing2 yang bisa bertahan atau survive , jaman edan akan membidani generasi muda yang sebelumnya dididik seperti yang saya sebut diatas untuk bergantian menjadi para pengangguran yang baru.

Untuk mengantisipasi keadaan diatas : Mulailah untuk memberdayakan kemampuan diri menciptakan PRODUK apa saja sesuai dengan karakter anda sendiri sebagai orang Indonesia. Sebab karakter anda sebagai orang Indonesia adalah apa yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia itu sendiri.

mau contoh yang konkrit dari musik?:

sampeyan dan para penonton yang memenuhi lapangan konser musik bisa teriak2 histeris ketika ada sebuah kelompok musik rock memainkan karya Metallica yang populer. Saya cukup dengan kelompok Godbless [waktu itu] : … “susu anakku!” untuk menyentuh bathin setiap orang Indonesia yang berdiri disana. Padahal secara kualitas artistik sesuai yang dibawa oleh setiap karakter manusia/bangsa , jelas sekali bahwa Metallica tidak bisa disandingkan dng Godbless

mau contoh yang konkrit dari kudapan? :

sampeyan bisa ngelus2 perut sambil bergumam ‘wuenak sekali’ pertanda puas , ketika baru selesai menyantap pasta dari resto Italy . Mbok Juminten cukup dengan membungkus gudeg pake daun pisang sebagai tanda selera lidah kita nggak bisa dibeli

mau contoh yang konkrti dari bini? :

Nama bojo kulo niku Tiwie … tapi koq lebih maknyus mesra kalo saya manggilnya Tukiyah . Ada yang nama bojonya sengaja dibuat aneh2 biar terdengar mbule … misal : princesetianingsih victoriawati … hehe , badhe tindhak pundi jeng

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara