berdamai dng masa lalu

Berdamai dengan Sejarah [masa lalu] … begitulah manusia harus menjalani hidup dan mengelola peri-kehidupannya untuk menatap masa depan. Sejarah lebih banyak meninggalkan catatan kurang baik dan tumpukan penyesalan ; … begitukah? … inilah mindset untuk membangun cara berpikir yang keliru dan harus diperbaiki

Yang terjadi adalah hari ini kita berada digaris depan & sedang mengenang apa yang pernah terjadi dibelakang , sudah barang tentu baru menyadari berbagai kekurangan bahkan kekeliruan ketika kita sudah melakoni sendiri kehidupan yang pernah terjadi dimasa lalu tersebut.

Demikian pula apa yang akan terjadi dimasa depan , kita tidak bisa memastikan lewat teropong perkiraan2 dari sudut pandang apa yang terjadi dimasa kini. Kita baru akan menyadari kekeliruan2 dimasa depan saat telah berada digaris jaman yang lebih terdepannya lagi , layaknya sebuah etape

Berdamai dengan masa lalu demi masa depan bukan berarti melupakan kekeliruan , namun memaafkan. Kekeliruan tidak boleh dilupakan agar kita tidak terjebak dalam perangkap jaman & melakukan pengulangan kesalahan2 yang serupa. Sayapun memaafkan diri saya sendiri atas apa yang pernah terjadi dimasa silam , sudah tentu saya juga dituntut untuk lebih memaafkan orang lain terlebih dahulu andai ada diantara mereka yang melakukan kesalahan & kekeliruan.

Mari belajar berjiwa besar … bukan berarti saya mengaku telah berjiwa besar , saya hanya sedang berusaha untuk bisa berjiwa besar. Dan itu semua akan terasa lebih mudah jika dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat yang lebih beradab dan lebih bermartabat

Revolusi … bagiku revolusi adalah perubahan radikal yang harus ditempuh bukan lagi melalui cara2 manusia purba , namun perubahan yang dikelola oleh mindset yg benar sebagai landasan untuk bisa berpikir dengan lebih cerdas. Jangan menjadi pendendam , sudah lama saya tinggalkan dan buang jauh2 watak pendendam , namun kekeliruan yang untuk diperbaiki tidak pernah akan saya biarkan untuk dilupakan & ditinggal begitu saja di masa silam.

[Tulisan ini muncul setelah untuk kesekian kalinya saya menonton film yang kali ini diputar di tv cable > Da Vinci Code] “Peradaban yang harus berdamai dengan sejarah”

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara