pelancong kata2

Sampeyan tidak tau apa2 tentang apa yang saya rasakan dan alami selama ini , sampeyan hanya mengeluh protes meng-kritik dari balik ‘jendela kamar’ masyarakat yang diuntungkan oleh perilaku jaman edan. Jaman yang hanya berpihak pada liberalisasi tanpa aturan , jaman yang menyengsarakan kehidupan rakyat ‘orang2kecil’. Sampeyan tidak menyadari telah menjadi bagian dari masyarakat ‘zona nyaman’ yang akan meninggalkan luka menganga dan tumpukan penderitaan bagi generasi yang tidak tau apa2. Generasi anak2 dan cucu2 sampeyan sendiri yang akan menghujat perilaku para pendahulu2nya

Saya bisa bicara , saya berani berbicara …karena saya mengalami sendiri apa yang juga dirasakan oleh rakyat kecil diluar sana. Bedanya … saya masih bisa berhubungan melalui jendela tehnologi [internet] , sedang mereka yang diluar sana … ber-desak2an dengan bau kumuh kemiskinan absolute

Manfaat apa yang anda peroleh dari ikut2an menghujat FPI? , apakah sampeyan dirugikan secara moril maupun materiil? , atau apakah sampeyan sendiri mengalami dampak langsung dari sebuah akibat yang ditimbulkan oleh perilaku FPI?. Saya , sedikit banyak turut merasakan adanya keterwakilan hak2 saya yang juga dibela oleh FPI , meskipun tidak secara langsung.

– bicara etika / sopan santun , sementara kata2nya sendiri tidak mencerminkan apa yang ditulis dan diucapkan
– bicara kemiskinan / penderitaan , sementara kehidupannya sendiri dinafkahi melalui sumber2 ekonomi yang merugikan kepentingan orang2 banyak lainnya
– bicara akhlak / moralitas , sementara perilaku akhlak dan tindakan dialam nyatanya sungguh sangat dipertanyakan
– bicara penegakan Hukum , sementara dia sendiri tidak memahami darimana asal muasal kalimat yang disebut Hukum

itulah mereka para ‘pelancong kata-kata’ yang sesekali mengunjungi berbagai issue2 yang menjadi topik berita diberbagai media , lalu pergi begitu saja dan akan kembali lagi guna mengunjungi topik2 yang menjadi berita hangat berikutnya

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara