Indonesia oh Indonesia

Alangkah indahnya … jika semua orang / stakeholder / pemangku kebijakan di negeri ini semuanya mau berpikir melalui pendekatan KEBUDAYAAN untuk mengurai segala permasalahan secara runut dan menyelesaikannya satu demi satu dengan tuntas , tidak menggunakan skala prioritas berdasarkan kebutuhan pragmatis yang hanya melahirkan tumpang tindih permasalahan hingga jadi nggak keruan seperti kondisi sekarang ini

Tumpang tindihnya permasalahan yang tidak terselesaikan itu sendiri membidani lahirnya jenis2 persoalan baru lainnya , seperti layaknya : makanan basi ditengah lingkungan hidup yang kotor sarang bakteri2 baru yg aneh2 tak terkendali bermunculan. Lalu kita semua dibuat SIBUK terpontang panting untuk mengatasi virus2 dan bakterinya … sementara tumpukan dari permasalahan yang menggantung itu sendiri tak sempat untuk bisa disentuh dengan seksama … Indonesia oh Indonesia.

Apa yang bisa dilakukan , sejauh setiap orang mau berpikir secara substanstif & mendasar … itulah harapan-harapan tercecer yang tersisa. Semoga saja ada satu momentum yang dapat merangkai kembali ceceran2 tersebut , sebelum terlanjur menjadi ‘sampah harapan’ yang juga akan membusuk

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara