neo manipulasi

neo manipulasi

Ada sebutan yang dikenal dengan neo liberal dan lain2 , saat ini ada pula yang saya istilahkan dengan NEO-MANIPULASI. Saya akan fokus pada satu hal , yakni pemahaman azas mayoritasyang diselewengkan.

Kalau saya menggunakan analogi ruang bahwa mayoritas adalah ruang disebelah kanan , sementara minoritas adalah ruang disebelah kiri , maka selanjutnya yang disebut mayoritas adalah kumpulan dari sekelompok orang2 yang mengusung alasan-alasan sama untuk memutuskan pilihan yang disepakati.

Sedangkan minoritas adalah sekelompok golongan lainnya yang mempunyai alasan2 berbeda , namun karena mereka tidak mencapai kata kesepakatan yang bersifat kolektif , kelompok minoritas ini cenderung menjadi pengikut dari sebuah keadaan yang berlaku [sosio-kemasyarakatan] karena terpaksa.

Apabila pengertian kedua kubu masyarakat tersebut kita letakkan dalam perspektif yang luas atau dalam konteks bangsa , maka dikenal kalimat : ‘suara rakyat adalah suara Tuhan’. Artinya kehendak mayoritas adalah pengendali tampuk sebuah kehendak yang berwujud menjadi otoritas kekuasaan secara sosial.

Dengan melibatkan nama TUHAN sebagai representasi dari kehendak mayoritas , maka sudah tentu segala bentuk kesepakatan2 yang telah dicapai oleh kelompok masyarakat mayoritas diatas telah melalui proses2 pengkajian yang bisa dipertanggung-jawabkan kebenaran2nya , yakni kebenaran TUHAN [kebenaran yang Illahiah / absolute]

Maka menjadi jelas , bahwa KEBENARAN adalah sebuah KEBERPIHAKAN atas segala sesuatu hal yang tidak boleh diletakkan diranah abu-abu atau abstain/netral. Kebenaran mayoritas seyogyanya dipahami sebagai kebenaran dari setiap individu makhluk bertuhan ketika memutuskan berbagai perkara didalam kehidupan bersama.

Apa yang dapat kita temui dan saksikan sekarang ini? … Saya hanya bertanya pada anda semua yang turut membaca artikel pendek saya ini , sayapun tidak menuntut sebuah jawaban tertulis maupun terucap. Saya bertanya kepada hati-nurani anda masing2 dan cukuplah anda jawab sendiri disana …

Bila sesama manusia sudah tak bisa saling menyadari dan memaafkan , semoga Tuhan yang akan mengampuni kita semua , amin

jsop

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara