gutbai pesbuk

Awalnya seperti dihampiri rasa sepi yang kesepian , sebab begitu banyak teman2 di facebook yang juga turut memberi perhatian serta dukungan2 moril bagi apa yang selama ini saya upayakan … kini tak lagi hadir dilayar komputer saya. Namun menjelang beberapa saat setelah itu muncul kesadaran baru yang menggugah pikiran , kembalinya ruang2 sepi diatas yang memberi peluang bagi jiwa melakukan kontemplasi dengan hati yang lebih jernih , dengan suasana yang lebih tenang.

Media sosial itu [facebook] sudah menjadi ajang berbagai kepentingan2 praktis pragmatis. Dia bukan lagi seperti apa yang selama ini saya pahami sebagai temuan tehnologi komunikasi internet yang bisa saya manfaatkan untuk berbagi gagasan dan pengalaman. Dari ajang promosi diri hingga kekuasaan korporasi media2 online serta kepentingan politik dari para politisi2 yang juga menggunakan facebook sebagai kendaraan tanpa disadari sudah sedemikian kuat pengaruhnya kepada para pengguna facebook.

Dengan gencarnya issue demi isyu dilemparkan disana , yang akan segera disantap secara berebutan oleh para fesbuker yang ber lomba2 menuangkan pendapat dan opini2nya masing. Namun ini bukan jenis opini dan pendapat yang menjadi refleksi dari laku dikeseharian para komentator di wall ketika mereka menuangkan pikirannya dalam tulisan2. Semata hanya karena keisengan2 untuk mengisi waktu luang atau sekedar obsesi dari representasi akan eksistensi diri yg tak kunjung datang.

Hingar bingar dan hirup pikuk berita … yang tak pernah selesai , sebab keburu diterjang oleh issue isyu baru yang muncul disetiap jam , menit & detik. Orang menjadi seperti ‘hewan’ yang selalu merasa lapar dengan polemik berita baru.

Kini saya kembali merawat rumah maya saya sendiri , bukan maya sopha , bukan maya rumantir atau bahkan luna maya … ini rumah maya yang sudah sekian lama tidak pernah saya urus dengan baik , alih2 saya dibikin pusing ketika harus bergaul kembali dengan CSS , php dan sejenisnya karena sudah nyaris lupa … duh! Begitu banyak plug in yang sudah tidak kompetibel dan harus segera di update

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara