awas pecah!

awas picah

Yang penting jujur , tapi jangan lupa bahwa kejujuran harus tampil diatas kebenaran yang definitif. Maksudnya , jangan sampai semua orang yang sudah merasa jujur lalu dengan serta merta merasa bahwa kebenaran yang dia yakini otomatis sudah hadir disana.

Saya berusaha jujur pada diri saya sendiri , bahwa saya suka canda / senda gurau dengan model apa saja , dari guyon model pedagang rokok diwarung pojok sampai dengan ala mereka2 yg katanya disebut sebagai orang2 yg lebih terhormat , bukan cuman hobi ngomel2 aja (ngomel juga baru 10 tahunan belakangan ini , sebelumnya anteng pasrah). Untuk itu semua , saya bahkan acapkali dibilang nyeleneh atau eksentrik karena sering tidak normatif … heh! [emangnya gw robot yang bisa di-setel2].

Tapi apapun topik yang saya gunakan dalam candaan selalu berada didalam koridor aturan yang berlaku , baik akhlak maupun moral InsyaAllah tidak saya cederai apalagi aturan2 resmi yang disebut Hukum , saya tidak suka bercanda yang se-olah2 , padahal laku dikeseharian saya sendiri tidak seperti itu … Jaim itu kamso!

*eh ngemeng2 tuh toket oke juga*

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

3 Responses to “ awas pecah! ”

  1. aauuu sip nih mbah

  2. mbah mbuh mbahmu hehe

  3. Wkakakakak si om

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara