sikap yang kesatria

Kebutuhan hidup semua orang adalah ‘kebenaran’ yang dipahami oleh masing2 setiap orang itu sendiri. Namun pada tataran praktis , Kebutuhan dari setiap orang dengan orang2 yang lainnya itu tidak sama , apalagi bila sudah berkembang menjadi satu Keinginan [tipis bedanya dng kebutuhan].

Oleh karenanya itu KEBENARAN dipahami sebagai sebuah kesepakatan yang telah disetujui bersama. Atau dengan kata lain : Kebenaran adalah Kesepakatan.

Maka , bukannya saya menantang untuk berdebat kusir ketika saya berharap agar orang berani mengemukakan pendapatnya secara transparan dan terbuka , tetapi LETAKKANLAH kebenaran kita masing2 diatas meja agar bisa dipahami terlebih dahulu oleh semua orang sebelum akhirnya Kebenaran anda dan Kebenaran saya bisa menyatu & bersinergi menjadi Kebenaran bersama > kesepakatan.

Masalah2 rumit yang kerapkali muncul saat ini , adalah ketidak konsistensinya sikap perilaku untuk berani mengakui kelemahan2 yang ada didalam diri kita sendiri , bahwa kebenaran yang kita yakini selama ini ternyata ‘mengawang’ di udara dan tidak berpijak pada bumi. Alias kebenaran yang absurd , kebenaran yang se-olah2 … kebenaran yang diyakini secara membabi buta sampai2 menjadi kebenaran yang di sakralkan.

Kebenaran absolute adalah KEBENARAN ketika manusia harus berhadapan dan mempertanggung-jawabkan hidupnya kepada Tuhan. Namun Kebenaran manusia adalah metode-metode yang harus dirumuskan dan ditempuh oleh manusia2 itu sendiri agar bisa hidup dengan rukun dan damai bersama semua makhluk hidup lain ciptaan-Nya.

Maka bersikaplah secara kesatria , untuk berani mengatakan KEBENARAN kita yang mewakili KEBENARAN orang2 lainnya. Jangan main petak umpet / cilukba , bersembunyi dibalik permainan kata-kata untuk bermuslihat agar kebenaran bisa dimanipulasi demi kepentingan diri kita sendiri2.

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara