kampanye hitam?

“Black Campaign” (?) … apa pula maksudnya? Oh ternyata itu ditujukan bagi orang2 yang berkampanye dengan menggunakan isyu-isyu  ras , agama dan sejenisnya [SARA]

Pemilu yang diselenggarakan oleh orang2 pintar akan menghasilkan solusi Politik yang ‘pintar’ guna mengantisipasi serta menghadapi persoalan2 yang sedang dihadapi oleh masyarakat pintar.

Sebaliknya Pemilu yang diselenggarakan oleh orang2 yang sekedar merasa pintar akan bernasib sama dengan kondisi yang sebenarnya

Kampanye dimasa Pemilu adalah domain POLITIK Negara , maka orang2 pintar tidak akan menebar slogan dan propaganda2 politik yang berada diluar ranah Hukum Negara.

Hal2 mengenai urusan ber-agama , perbedaan suku dan lain2 itu adalah domian POLITIK Ber-BAngsa , orang pintar tidak akan menggunakan issu2 dalam berbangsa ketika berkampanye diranah Ber-Negara. Sebab keduanya berada diruang yang berbeda. Negara bisa berantakan karena tata kelola yang amburadul , namun berbangsa [masyarakat nusantara] sudah teruji selama ribuan tahun lamanya , tidak akan sekonyong menjadi berantakan hanya gara2 perilaku segelintir orang2 yang sudah merasa pintar

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara