era pintu2 kesadaran!

Era kekuasaan yang dibangun lewat landasan dan kerangka panggung2 dunia pencitraan sudah usai , habis sudah. Terbukti dari tidak ada satu kekuatan golongan politikpun yang mampu mendominasi perolehan suara untuk menentukan langkah pemilu yang konstitusional berikutnya.

Inikah pertanda dari mulai berdayanya fungsi kelas menengah masyarakat sipil yang menuntut perannya untuk lebih aktif dalam menentukan nasib perjalanan Bangsa secara menyeluruh , semoga

Semoga sekaranglah saatnya masa2 euforia disudahi , saatnya semua modal sosial yang dimiliki bangsa ini untuk bergerak bersatu membangun negeri

Langkah2 koalisi politis itu mudah , itu hanya proses untuk menemukan cara / prosedur tehnis dalam organisasi politik. Urusannya gengsi sektoral & hubungannya dengan ‘kepala batu’

Namun ‘kerja politik’ itu sulit , sebab merawat perjalanan ideologi yang membutuhkan pengorbanan untuk mencapai tujuan bersama. Hubungannya dengan syahwat kekuasaan

Itu semua yg dipahami dengan ranah pragmatik guna menjalankan roda sistim pemerintahan. Seniman bukan untuk ikutan ndusel2 berkubang disitu. Mereka berurusan dng substansi untuk turut berperan mengawal ideologi. Seniman itu ‘konsultan kebudayaan’ , tidak minta digaji seperti layaknya pegawai negeri , namun harus diberi ruang u/ merawat kesehatannya sendiri

 

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara