menonton janji di tv

jakarta 12 april 2014

janji capres ABR dan JOKOWI di tvone :  Kita sepakat untuk mengajukan calon presiden dari partai kita masing2 , siapapun yg menang nanti , kitapun sepakat untuk kerjasama dengan baik demi kepentingan rakyat di lembaga  legislatif.

Ada 2 [dua] pokok persoalan yg harus menjadi transparan dari statement capres2 tersebut :

a. sepakat kerjasama itu seperti apa langkah2 ideologisnya [tidak pernah disentuh dan dibahas sepanjang perjalanan kampanye berlangsung]

b. demi kepentingan rakyat , rakyat yang manakah gerangan

Sudah taukah saudara langkah2 perubahan sesuai yang diinginkan rakyat? dan bagaimana struktur birokrasi pemerintahan hasil pemilu 2014 kelak akan melakukannya

Sudah taukah saudara bahwa yang disebut ‘masyarakat APBN’ itu juga rakyat yang sama dengan rakyat yang berada dilapisan akar rumput , hanya bedanya yang satu diuntungkan , yang satunya lagi dimiskinkan

Apa yang akan dilakukan oleh para politisi tsb untuk menata sistim hukum yang compang camping? ,  saudara sudah tau? saya belum tau tuh

Apakah kita harus pasrah kembali? mengakhiri pemilu ini layaknya panggung pesta demokrasi yang hanya menyisakan piring2 kotor untuk dicuci

Rakyat butuh jawaban yang konkrit tentang janji2 perubahan , kelas menengah harus bangun untuk menjadi pilar2 peradaban baru yang lebih baik

Bukankah begitu seharusnya? atau memang bukan begitu? , artinya saya sendiri yang keliru menafsirkan pemilu?

Demokrasi indonesia berkiblat pada demokrasi liberal amerika , namun tata caranya suka-suka politisi indonesia , makanya siapa sih yg gila sebenarnya. Banyak politikus tau bahwa itu keliru / salah , tapi tak berdaya menghadapi mayoritas suara di parlemen lalu ikutan pasrah mengalir saja , yg penting mufakat unt berkoalisi , asal sama2 senang

‘Ini demokrasi ala Indonesia'; katanya mencari pembenaran, (karoseri politik) ,  mobil dilepas rodanya dipasang bingkai perahu untuk pergi melaut sekedar untuk melihat pemandangan. Sistim presidensial tidak mengenal koalisi , sistim parlementer tidak mengenal pilpres ,  sistim banci ke mana2 bisa oke

Bila terjadi benturan interest politik maka demokrasi ala amerika dikambing hitamkan , ciri2 khas orang  indonesia , kalau baik itu saya , yang buruk itu kamu. Betapa mahalnya metode pendidikan yg diperlukan unt membenahi kultur tradisi baru yang sudah kehilangan pegangan

Trias politica yg tak mengenal absent theory , monopoli mudah berganti judul a/n kebutuhan yang mendesak [kebenaran pragmatik diberhalakan].

Politik itu salah satu sandarannya adalah transparasi/akuntabilitas , dinegeri ini politik seperti hantu yang tidak bisa diprediksi kemana arah tujuan yang hendak dicapai. Pileg yang baru saja berlalu , saya golput , bukan karena alasan tidak peduli politik , saya hanya tidak suka berurusan dengan hantu. Lebih bermanfaat rasanya berurusan dengan  ‘hantu’ soekarno, hatta, syahrir, tanmalaka, amir s dan lain2nya yg akan berkata:  “mindset … saudara2!”

-o-

‘Membaca sentimen negatif publik diberbagai situs dunia maya , hasil kenaifan absolute’ : dikatakannya era Megawati adalah era dijualnya asset2 industri strategis dan seterusnya dlsb. Masyarakat yg tidak pernah terlibat dalam mekanisme kerja politik ‘acak adut’ , bahwa di era itu presiden adalah mandataris MPR , yang berarti semua kebijakan presiden tunduk pada perintah MPR

Dikatakannya Prabowo adalah pelanggar Ham 1998 , tidak dipahaminya struktur komando yang dikendalikan oleh Panglima Tertinggi dalam satu prosedur militer yg harus reaktif terhadap  gejala2 sosial yang dianggap berbahaya. Menghakimi peristiwa sejarah masa lalu melalui terma pembenaran2 yang disepakati hari ini ,  seperti VOC yg enteng lidah menyebut gerombolan pemberontak dan pengacau roda pemerintahan yang sah

Siapapun presiden terpilih 2014 , bila tak mampu melawan arus mainstream politik & larut dalam arus hantu politik yang selama ini berlangsung , hanya akan melengkapi daftar luka baru republik

 

 

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara