perjalanan etika menuju hukum

ini TL penjelasan tentang : apa itu etika, seperti apa deskripsinya, serta dimana fungsi etika itu seharusnya

kebebasan berekspresi orang indonesia hari ini adalah kebebasan yang tak ber-etika , maka ‘chaos Hukum’ menjadi jawabannya

dari tontonan2 di TV s/d dialog2 dimasyarakat yg melibatkan temuan tech.med.sosial,nyaris semuanya melanggar kaidah2 etika & didiamkan saja

etika adalah noumenal, sesuatu yg tak ada namun nyata, Immanuel Kant mendefinisikannya dng noumenal, dan hal2 yg nyata disebut phenomenal

etika ditentukan oleh perilaku tradisi yg sdh teruji & terus disepakati, dari tradisi lama menjadi tradisi baru [perubahan terus menerus scr gradual]

etika adalah garis batas dimana seseorang memasuki wilayah Hukum, melanggar batas etika adalah menjadi urusan Hukum

maka sungguh ironis,masih banyak orang yg berkata:”ah .. itu hanya soal etika” seolah pelanggaran2 yg terjadi tsb adalah soal biasa

hampir semua kekisruhan2 dan kekacauan2 yang terjadi ditengah masyarakat saat ini, adalah karena tdk diabaikannya ETIKA

dialektika adat tatakrama atau unggah ungguh berfungsi sebagai upaya preventif agar org modern terhindar dari perangkap hukum negara > dikenal dng etika

segala bentuk pelanggaran yang diatur oleh hukum, misal: hak cipta dlsb, tidak bisa melibatkan timbang rasa atau rasa sungkan dan sejenisnya

kesepakatan transaksional di ranah negara diatur oleh hukum positif / ‘hitam atau putih’,  sedangkan dialektika ditataran ranah budaya adat menggunakan azas tepo seliro / unggah ungguh dan sebutan2 lain sesuai dng kultur tradisi masing2nya

ini disiplin sosiologis yang mengajarkan manusia modern unt membedakan ranah adat dengan wilayah negara [hukum formal & konstitusi]

menjadi manusia indonesia modern tdk bisa dilakukan dng men-dogma-kan ‘timbang rasa’, perilaku warisan budaya tradisi sebagai ‘harga mati’

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara