CERDAS2 tahi Kambing

Tehnologi modern lebih digunakan untuk kepentingan industri hiburan yang mencederai kearifan2 (tt) ,  kerusakan2 value kearifan bangsa/masyarakat menjadi alasan dalam kalimat : ‘indonesia terlalu luas’ ; kata mereka. [kearifan (tt) itu bermakna=tanda tanya / masihkah itu ada]

Begitulah pendapat2 dari kaum Intelektual & Akademisi yg merasa lebih pintar dari orang2 masa lalu yg merumuskan Bhineka Tunggal Ika ,  enteng sekali lidahnya menyebut wilayah Bhineka Tunggal Ika tsb terlalu luas, mungkin didalam benaknya yang menjadi alat tolak ukur adalah wilayah secara geografis , tak memahami wilayah secara psiokologis , antropologis dan sosiologis

Maka menjadi wajar , saat Bhineka Tunggal Ika terancam & dikawal dng ‘dor!’ [tentara] , serta merta itu dianggap melanggar HAM. Bikin orang seperti saya jadi ber tanya2 :  HAM itu milik siapa

Kebingungan2 yg menyuburkan ambiguitas Hukum , memfasilitasi konflik sektarian yg tak berkesudahan , benci islam, benci nasrani, cina, jawa dst

Bicaralah yang konkrit2 saja , ilmu politik itu hanya cara , apa yg menjadi tujuan politik itu harus NYATA

Bhineka Tunggal Ika harus dirumuskan lebih konkrit , sub2-budaya dengan kearifan-kearifan menyeluruh untuk melindungi daulat hidup / hak2 ekonomi harus dipelihara, dijaga

Indonesia adalah sebuah JANJI yang harus ditepati , ini yg disebut dengan IDEOLOGI yg kini pudar , saat Politik menjabarkannya melalui  konsep Otonomi Daerah yg dipaksakan, yang diselenggarakan hanya melalui mekanisme Sistim Adminstrasi Politik Ke-Tata-Negara-an yg pragmatik

Otonomi Daerah yang tidak menyentuh persolan kebutuhan Bangsa dengan watak serta karakter Ke-Bangsa-an nya. Maka lahirlah Otonomi Daerah yg menjadi kepanjangan tangan orang2 pusat untuk menjarah , atau preman2 lokal yg berebut menjadi raja-raja kecil di wilayahnya masing2

Sistim administrasi politik yang mewajibkan rakyat untuk ber-bondong2 mencoblos tanda gambar agar disebut CERDAS , sudah cerdaskah anda , definisi orang cerdas itu: orang yang tidak mau menelan bulat2 onde-onde yang isi didalamnya ternyata kotoran sejenis tahi kambing

KORUPSI yang diakibatkan oleh sistim administrasi politik yang cacat Ideologi , bagaimana bisa berharap @KPK_RI  mampu menanganinya sendiri

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara