dunia maya yg semakin basi

 

aktivitas di twiter ternyata memang membuat saya kurang bersemangat lagi untuk membuat tulisan2 panjang disini. Entah kenapa, mungkin karena di twiter kita bicara lebih substantif dan singkat ketika membahas sesuatu hal, sementara disini harus berpanjang lebar

Dulu saya pernah beranggapan twiter terlalu sempit memberikan tempat untuk menulis , hanya 44 huruf. Namun dalam perkembangannya justru saya merasa lebih ringkes dan tidak harus ber-tele2. Apalagi toh sekarang ini semakin sedikit orang yang mau diajak atau ingin terlibat langsung dalam dialog secara ‘real time’ , orang lebih suka membaca lalu diam saja setelahnya

Karena ke masa-bodoh’an atau karena hal2 lain seperti enggan diketahui publik  kalau mereka memang tidak tau persoalan yg dibaca

Yang mengherankan orang justru akan merespons langsung jika saya ber-kata2 bijak yang seolah menganggap saya adalah orang bijak seperti anggapan mereka terhadap dirinya sendiri , paling tidak bisa saya rasakan dari tulisan dan tanggapan2nya. Numpang kata2 bijak supaya dirinya juga dianggap sudah menjadi orang bijak , basi betul!

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara