kapal2an dari kardus

Semalaman suntuk hingga menjelang subuh saya ngobrol soal hukum, Indonesia negara hukum semua warga negaranya wajib taat & tunduk pada hukum, lalu Hukum itu taat pada siapa?

Hukum itu produk politik, ingredients nya Norma2 mengikat yg ada ditengah masyarakatnya sendiri, lalu seperti apakah norma2 mengikat yang dimaksud tsb.

Kita bisa saja ‘awam’ pd pengertian bahasa kalimat dalam sistim perundangan, namun tidak boleh awam terhadap bagaimana dan darimana asal muasal bahasa kalimat itu datang, maka kenali sejarah bgmn sis.hukum negara dibentuk dari jaman kolonial, simak deklarasi kemerdekaan yg menjanjikan, lalu crosscheck dng realitas kenyataan yang ada, akan ketemu ‘benang kusut’ nya dimana, yang pasti yang bloon ya masyarakat dan kitanya sendiri, disebut stakeholders Negara tapi nggak mau tau apa2

Orang justru patuh pd aturan2 hukum yg tidak sesuai dengan tradisi yg berlaku, kondisi2 yg berakumulasi menjadi kebiasaan2 mengikat >NORMA, itulah hukum di Indonesia. Ibarat bikin kapal dari kardus yg namanya kapal2an berharap untuk mengarungi samodra lauatan

Demokrasi prosedural itu maknanya ‘sibuk dng upacara2 formal ketata-negaraan’, pilkada,pileg s/d pilpres rebutan kekuasaan didalam kardus, jenis seperti apakah orang2 yang mem’berhalakan’ demokrasi seperti itu … nggak usah dipertanyakan, kita semua seyogyanya sudah tau dng sendirinya

Mau pintar cerdas? biasakan melihat coreng moreng buruk wajah sendiri untuk berbenah memperbaiki, mau gagah militan? & menawan? gih sana ikut barisan fans club idola

Aku mencintai Indonesia yang belum jadi-jadi, aku resist pada Indonesia yang jadi2an

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara