jangan kau rampas hak-ku

baiklah … jika mereka sudah mulai mengerti jalan pikiranku , jika mereka sekarang bisa membaca kalimat yang memaknai tulisanku , tetapi sudahkah mereka tahu apa yang menjadi alasanku melakukan , bukankah ruang pemusik itu bekerja menciptakan musik dan lagu

jangan dipikir ini cara2 mempromosikan diri , jangan dipikir ini upaya2 mengejar target demi satu posisi yg berharap kududuki , atau apakah ini semacam upaya memproklamirkan pengakuan berharap simpati mendulang manfaat dan keuntungan materi

aku harus merebut wilayah bekerja milikku sendiri ataupun hak-hak seniman dengan segala kewajiban sebagai orang merdeka , aku melawan saat batas2 toleransi membiarkan menjadi norma-mengikat terselubung yang mulai menggerogoti lantai tempatku berdiri dimana aku hidup untuk menghidupi keluargaku sendiri

salahkan aku jika aku lancang memasuki rumahmu , namun akan kusalahkan pula kamu yang dengan lancang memasuki halaman rumahku dan mengambil sesuatu yang bukan milikmu

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara