[musik] tradisi lama dan tradisi baru

peran dunia kesenian

Ini pandangan saya tentang peran dan fungsi dunia seni musik pop / modern yang menggeliat mencari ruang formalnya agar bisa diakui menjadi bagian dari sebuah profesi yang berhak atas perlindungan payung dari Hukum Negara , sebenarnya semua aktivitas kegiatan ber-Negara harusnya berpijak dari landasan Norma ber-bangsa … bukan hanya musik [sosial budaya] , namun politik , hukum dan ekonomi sudah seharusnya wajib mengacu pada satu kesepakatan Norma … ini yang sekarang kacau balau , *disegala bidang

musik pop berfungsi sebagai bagian dari industri yang menjadi penggerak roda ekonomi serta potret kebudayaan yang mampu mencerminkan identitas masyarakat modern dari bangsanya [contoh: india , korea , jepang] ,  kolom diatas memang hanya keterangan soal musik , namun semua jenis kesenian dari tradisi lama maupun tradisi baru punya peran & fungsi yang sama … saya hanya berusaha untuk menampilkan satu pesan permasalahan … bagaimana kemungkinan2 dari dunia kesenian untuk bisa berperan mengembalikan NORMA pada tempatnya , sebab tidak ada sebutan bangsa beradab jika tak ada norma disana

Seni Budaya bisa berperan untuk membantu mengatasi persoalan Ber-Negara … jangan dianggap remeh … seluruh aktivitas Ber-Negara > politik – hukum – ekonomi , digerakkan oleh norma dari perilaku sosial budaya manusia2nya … norma yang rusak adalah etika yang rusak , berdampak pada sistim hukum dan pelaksaannya yang rusak … lalu mengakibatkan kerusakan se’gala2nya

ada beberapa unsur stakeholders Bangsa yang berkiprah untuk mengurusi administrasi Negara [sistim pemerintahan] a/l:

a. legislatif > para politisi

b. eksekutif > pejabat pemerintah
c. yudikatif > para aparat penegak hukum
d. ekonom > para pelaku ekonomi
e. sosial budaya > para pendidik [guru dan ulama] serta budayawan & seniman

jika politisi sudah tidak bisa dipercaya
jika birokrat negara juga tak dipercaya
jika aparat penegak hukum juga tidak lagi dipercaya
jika para pelaku ekonomi tidak bisa dipercaya
jika pendidikan / para guru , para ulama juga tak lagi bisa dipercaya … kepada siapa bangsa indonesia harus percaya ..

[kembali ke musik pop/modern] … kultur pop yang melahirkan produk musik dan lagu pop modern tetap harus patuh kepada norma yang sama , dalam artian parameter tentang akhlak dan moralitas ber-bangsa tetap harus menjadi rujukan ber-etika dalam menciptakan karya2 seninya

banyak orang sering mengatakan: ‘harus ber-etika’ … namun saya tidak begitu yakin seberapa jauh mereka memahami makna etika , dan apa itu etika , darimana munculnya sebutan etika , apa definisinya dst

Tanggung jawab Negara kepada : musik Tradisional dan musik Modern [pop]

Negara berkewajiban untuk merawat musik Tradisonal [membiayai kelangsungan aktivitas] , karena musik tradisional adalah produk kultur tradisi lama yang menjaga sistim nilai sbg m
anifestasi dari KEARIFAN budaya , musik tradisional juga berfungsi sebagai asset dunia pariwisata

sebaliknya musik modern [kultur tradisi baru / pop] dalam perkembangannya diserahkan ke sektor ekonomi yang diatur oleh hukum formal , Negara harus menciptakan sistim hukum yang melindungi hak dan kewajiban setiap produsen seni untuk mengelola pasarnya sendiri , disebut PROFESI beserta segenap rangkaian aktivitas berkegiatan ekonomi bagi musik modern/pop di.wilayah negara republik Indonesia , musik modern/pop juga dituntut untuk menampilkan wajah indonesia modern [tradisi baru]

jangan mencampur adukkan kegiatan musik tradisional dengan kegiatan musik modern … keduanya berada diranah masing2 yang berbeda … musik tradisional ada diranah Ber-Bangsa sedangkan musik modern/pop ada diranah Ber-Negara

 

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

elektronik sigara