generasi pengutil

generasi pengutil … dari tingkat kampung sampai desa sudah fasih dengan jumlah ‘kentit’an’ warna merah atau warna biru , cukup dengan mirit sambil merem melek kayak donal bebek yang liyer2 ngantuk tapi sok cu’ek … coba *bayangin deh , wajah donald duck yg angkuh sok nggak butuh duit tapi jempol tangannya gesit banget ‘srek esreekk esreekk’ ngeselin kan [?] … nah itulah cermin generasi pengutil yang kini ada di-mana2

lalu sekarang mau apa , mau menyalahkan begitu saja kah [?] … lalu kalau sudah disalahkan bahkan sampai dihukum sekalipun akan memperbaiki keadaan kah [?] … berharap ada efek jera [?] … efek jera darimana wong semuanya berperilaku sama … atau mau di miskinkan , biarkan saja dikuras habis dengan berbagai alasan yg bisa di-buat2 … itu artinya sama saja dengan merampok hak2 orang lain atas nama sesama perampok … tidak ada bedanya lagi antara maling dan polisi … lalu [?] … nah bingung kan , maka dari ituuu… sini deh , sering2lah bergaul dengan seniman (!) … atau justru sebaliknya takut kalau bisa ketahuan

[jangan lagi mudah berkata : ‘maling juga manusia , atau polisi , jaksa , hakim kan juga manusia ….’ , itu sih alasan anak kecil yang jidatnya benjol nabrak tembok]

kenapa bisnis sekarang dibilang susah atau seret banget …. ?!

sebab semua badan usaha memposisikan dirinya sebagai pedagang yang berfungsi sbg distributor , agen atau lain2 yang lebih tepat saya sebut : usaha biro jasa … nyaris tak ada yg tertarik dengan urusan bisnis produsen , yang orientasinya berproduksi … akibatnya bisanya ya hanya import karena semua barang konsumsi kebutuhan hidup se-hari2 ya adanya karena di import , import berhenti maka masyarakat bisa mati

untuk itu semua ,pemerintahan dimasa lalu menyediakan ruang2 bagi pelaksanaan anggaran belanja negara guna men-stimulasi gerak ekonomi yang berkualitas seperti diatas … gerak ekonomi kelompok peng-import , biro jasa dan sejenis

Saat KPK didorong oleh rakyat agar berfungsi optimal … maka mata KPK ada di-mana2 … termasuk mengintip gerak gerik ekonomi kelompok biro jasa dan para pengutil yang disebut diatas … ya jelas saja semuanya jadi pada takut untuk berurusan dengan proyek negara yang seperti dulu … ekonomi seret karena para pengutil nasib usahanya juga ikutan seret

rakyat kelas atas dan kelas bawah … yang sudah terbiasa dng cara2 seperti itu …. menjadi ‘naif’ , hidup itu jangan dipersulit katanya … sebab rejeki pasti akan datang dengan sendirinya … betul , memang datang dng sendirinya sebab proyek anggaran belanja negara juga tidak akan pernah berhenti selama republik ini masih ada

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara