benang merah sejarah

masyarakat ‘banal budaya’ itu orang2 yang merusak situs2 sejarah maupun bangunan2 lama yang merefleksikan berbagai tempat dari peristiwa2 penting yg pernah dilewati oleh generasi sebelumnya … bangunan2 penting masa lalu yang menjadi satu2nya benang merah yang menghubungkan sejarah masa lalu dan masa kini , secara fisik nyaris telah dirusak atas nama pembangunan dan modernisasi yang absurd

namun ada kenangan yang tidak bisa dihapus dan dirusak begitu saja … yaitu kenangan dari bangunan sejarah yang tak kasat mata … saya menggunakan istilah / analogi ini untuk mendefinisikan komposisi2 musik tertentu yang spesifik telah menggoreskan tinta emasnya kedalam catatan2 penting perjalanan satu budaya dari satu kebudayaan manusia

bangunan sejarah dalam perspektif diatas … tak akan bisa tergantikan values/nilainya walau didukung ‘teknologi kosmetika’ untuk menterjemahkan teori komodifikasi dan akumulasi dari industri modern … *semisal : orang bisa meniru , namun tak akan bisa mengkloning otak , demikian pula mereka yang mengabdi popularitas yg serba pragmatis tidak akan bisa mengkloning otak saya maupun otak anda untuk diduplikasi

sudah saatnya masyarakat harus lebih cerdas untuk menatap masa depan … kami datang lewat lclr+ dan lain2nya … mengusung portofolio masa silam , untuk memotivasi generasi berikutnya agar melakukan hal yang sama demi masa depan kita semua

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara