perspektif budaya

21

saya mendukung ahok dan rezim jokowi karena alasan2 terukur yang harus bisa saya pertanggung jawabkan sendiri …. bukan karena partai politiknya , bukan karena ahok figur teraniaya dari etnis keturunan china , seperti halnya jokowi yang sekedar berani mengambil langkah2 tidak populis yang dianggap kontroversial , lalu ahok yang ceplas ceplosnya mulai terkendali , bukan pula karena sudah minta maaf setelah dianggap menghina ayat2 suci agama

segeralah kita menjadi masyarakat cerdas dari bangsa yang mulai beranjak pintar … buang jauh2 fanatisme sempit dan kebiasaan memelihara dendam tak berguna

mereka adalah fakta obyektif dari paradigma baru yang menyingkirkan metode pembodohan puluhan tahun politik orba
mereka adalah kesimpulan hasil antitesis dari demokrasi prosedural yang hanya melahirkan gurita korupsi disegala aspek bidang kehidupan (korupsi berjamaah dari ujung rambut kepala s/d ujung kuku dijempol kaki kita)

Ahok Basuki Tjahya Purnama dan rezim jokowi adalah pelampung / rompi penyelamat ketika perahuku semakin miring dihantam badai gelombang … menuju tenggelam karam

ahok dan jokowi ‘tidak linier’ untuk bisa menjawab persoalan cita2 negara kesatuan republik indonesia sampai ke tujuan melalui cara2 sesuai route yg doeloe dicitakan diawal kemerdekaan, sebab perjalanan teks dan konteks perilaku jaman juga bergejolak ektrim / dinamis radikal yg jauh berbeda & tidak linier sesuai harapannya semula … ahok dan jokowi adalah pragmatisme yang layak ditempuh untuk merawat harapan yang nyaris sirna tak tersisa

revolusi belum selesai ….. bahkan masih akan menempuh perjalanan panjang …. pekikkan merdeka! tapi *nggak perlu harus menjerit teriak2 seperti parpol2 yang ikut2an barisan facis komunis …. jangan hiper_rasionalitas, biasa2 sajalaaah ….yg waras2 aja

  

About the Author

bukan siapa2 ... hanya seniman yang berharap bisa ada dimana-mana

Comments are closed.

elektronik sigara