industri lalat
musik pop yg berkembang tanpa kontrol kritik , menjadi santapan lezat bagi binatang ekonomi , produser , produsen , pengamat , semuanya ‘in house’ jadi satu … ini jenis industri akrobat yg digerakkan oleh para tukang sulap
kalian yang merasa sudah menjadi orang dewasa … koq mau2nya diatur oleh kapitalis industri agar tunduk pada parameter artistik milik remaja , emang udah pada kehabisan akal atau emang pengen jadi anak kecil terus? , pantes saja jika dunia kesenian sekalipun tak mampu berkontribusi secara nyata … masyarakatnya ikutan ‘sakit’ sih

















Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.