Kemaren dan Hari ini

Indonesia hari ini … di’kuasai’ masyarakat postmodern tanpa memahami apa itu ‘modern’ dan masyarakat yg gemar slogan ‘nasionalis’ namun sejatinya masih fanatisme sempit … pertumbuhan masyarakat madaninya … memble , ah tau ah … yang pasti saya merdeka , nggak sudi dilecehkan jangan pula di-sembah2 … rokenrol , saya tidak butuh uang kalian … saya butuh kesadaran dan kewarasan dalam berpikir .

['kesombongan' diatas yang tersirat bukan 'keangkuhan' yang tersurat . Setiap orang hidup pasti membutuhkan biaya hidup ... dan itu adalah uang.]

Namun bagi saya seyogyanya , masyarakat haruslah mampu saya ‘create’ untuk membutuhkan keberadaan saya … agar mereka bisa meng-apresiasi produk profesi saya dengan memberi saya imbalan … bukan saya me-ngemis dan tunduk pada ‘keadaan’ agar diberi uang.

Bila saya tak mampu memberdaya-gunakan itu semua … maka saya secara konsekwen juga tidak akan pernah mengeluh … jika saya kekurangan uang .

miskin ? siapa takut … saya lebih takut ‘hina’

About the Author

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.