muntahan
“perbedaan itu selalu ada tapi kebersamaan harus dijaga” ; dari sejak jaman merdeka dulu semua orang juga sudah tau … tapi , kondisi saat ini sudah harus dengan catatan baru “kebersamaan harus dijaga jika kamu juga menghormati hak2 ku” , kalau tidak? itu namanya “enak di kamu enggak enak di aku” … siapa yang sudi dijajah terus sambil di korupsi sesama bangsa sendiri , ayo bung rebut kembali! … apanya? … becaknya ? :p
Di ‘jaman becak’ dulu kebutuhan hidup relatif masih sebatas ‘nyesek didada’ … ketika jaman dibilang menganut ‘liberalisasi’ dan ‘modernsisasi’ , maka living cost juga ikutan melambung meningkat gila2an tinggi , tidak lagi sebatas ‘nyesek didada’ tapi udah sampai menjerat batang leher kita.
Kita dibuat se-olah2 sudah sejahtera , apa saja yang ada dalam angan2 dan impian bisa ditemui diberbagai tempat , dari mulai kelas emperan penjaja asongan sampai ke Mall-Mall yg super canggihnya. Saya ingin bertanya tanya pada saudara , darimana duitnya itu semua untuk bisa membangun infra struktur se-modern itu , dan nyatanya ada pula orang2 yang membeli barang2 sesuai tuntutan se-modernisasi diatas? , padahal tidak ada mesin2 produksi kita miliki yg bisa membuat kita mampu membangunnya ; … dari kredit .
Lalu , bagaimana ceritanya koq Negara bisa memfasilitasi kredit2 tersebut dengan begitu mudahnya ? ; … dari kebijakan ‘absurd’ , bahwa transaksi perputaran uang harus berjalan lancar sebagai indikator bahwa sektor ekonomi bergerak . Padahal bergeraknya ya ditataran mereka2 saja yang mendapatkan privilege/kemudahan2 fasilitas kredit dlsb. Karena itu ada yang menyebutkan , ekonomi kita hanya untuk orang2 yg kaya dan yang mampu saja. Rakyat jelata … ya cuman kebagian muntahan ngecesnya , itupun se-kali2 kalau mereka lagi batuk2 , keselek lalu muntah
Jika masih saja ada orang yang mau menasehati saya? mari kita serahkan pada Tuhan dan mohon bimbingan-Nya? … Tuhan mungkin juga akan berkata : “elu aja yang bego…” Hanya ada beberapa jenis manusia2 yang gemar ‘berkicau’ seperti itu , a/l:
a. golongan oportunis yg belagak pilon sambil diam2 mempertahankan posisi2 zona nyaman mereka
b. golongan sok agamis , karena terpaksa & kurang pencerahan hingga menjadikan agama sebagai tempat untuk bersembunyi dan berlindung
c. golongan masyarakat yg memang minim pendidikan
jsop


















Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.