narsisnya feodal

Mohon perhatian … saudara2 / hadirin / bapak ibu sekalian dimohon untuk tenang dan berdiri , bapak rt , bapak rw , lurah , camat , walikota , gubernur , presiden akan segera memasuki ruangan

Maka serentak semua orang harus tunduk dan patuh untuk diam/khusuk berkonsentrasi pada satu hal: “menyambut datangnya manusia ‘sempurna’ , yang berkualitas lahir-bathin diatas rata2″ , dia sejenis Bangsawan , Raja , Nabi bahkan mungkin saja jelmaan ‘Malaikat’ yang bersih .

Padahal peristiwa diatas tersebut terjadi disebuah ruang kegiatan publik , yang bersifat sipil kemasyarakatan serta jauh dari tempat2 dimana sistim birokrasi memang harus dijaga .

Saya nggak perlu berceloteh panjang lebar … dipikir saja sendiri2 dan bila perlu … barulah dibahas :p

jsop

About the Author

Bukan jurnalis bukan pejabat bukan juga politikus apalagi tentara....wong cuman seniman. Ibarat cermin bagi elok rupa maupun cermin bagi buruk rupa. Jangan membaca tulisan saya bila tampilan buruk rupa anda enggan dibaca.

Comments are closed.