Sistem Nilai
Hampir semua orang bahkan tokoh2 pemerintahan sendiri hanya membicarakan Gesang sebatas jasanya dalam dunia hiburan per-keroncongan serta hak2 ekonomi yang harus dilindungi . Pada intinya hanya kasak kusuk di urusan per-duitan … tak ada yang menyinggung bahwa almarhum adalah realitas potret sisa2 ‘modal sosial’ khususnya masyarakat di Jawa Tengah yang saat ini semakin punah dan Kebudayaan yg macet karena tak mampu melahirkan karya2 besar dari generasi berikutnya .
Mana produk Kebudayaan Bangsa Indonesia generasi selanjutnya? … ya sulit! dan tak akan muncul selama masyarakatnya hanya tunduk patuh layaknya kerbau yang di cucuk hidungnya pada sistem rating bagi komoditas materi … tak ada lagi intelektual berumah diatas angin sebagai sumber pencerahan dan pendidikan , mereka semua pindah ke gedung2 beton memperebutkan posisi dan jabatan demi kekuasaan ekonomi … hancur leburnya cita2 Syahrir


















Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.