Archive for budaya
You are browsing the archives of budaya.
You are browsing the archives of budaya.
Paragraf “Menyambut masa depan” acapkali menjebak mindset untuk tergiring berpikir ‘meloncat’ jauh kedepan. Berbagai ragam cita-cita serta keinginan ‘tumplek / tumpah ruah’ saling tindih menindih didalam ruang obsesi benak pikiran.
Kegagalan mengelola energi spirit yang biasa disebut ’semangat’ , acapkali melahirkan ‘besar pasak daripada tiang’ karena lalainya mengantisipasi kapasitas / keterbatasan yang mampu dilakukan dalam satu [...]
“Wah..elu sekarang sudah masuk ‘wilayah abu-abu’ ya…(politik praktis) , karena sudah memainkan dan bahkan meng-aransemen lagu seorang tokoh politik “
“Wah…elu sekarang sudah “berpihak” dan tidak lagi sebagai seniman musik yang independen dan netral ..?”
“Wah..wah”…dan wah-wah lainnya….sedemikian gencar kalimat / paragraf tersebut mengantre masuk kedalam ruang gendang telinga saya .
Itulah kondisi serta realita mindset yang terjadi [...]