<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Trotoar</title>
	<atom:link href="http://jsop.net/trotoar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jsop.net</link>
	<description>Gerakan Kepatutan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2011 01:51:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: kris</title>
		<link>http://jsop.net/trotoar/#comment-736</link>
		<dc:creator>kris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 14:32:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jsop.net/?page_id=46#comment-736</guid>
		<description>Makanya kalau meludah jangan ke atas dong. 

Tapi saya setuju kalau kita harus tetap optimis. Sejarah menulis negeri ini pernah jaya. Saat inipun banyak anak-anak bangsa yang berprestasi,dan diperhitungkan. Sayangnya mereka justru lebih dihargai di luar sana. Di negeri sendiri mana ada yang peduli.

Yang paling mudah adalah memulai dari diri sendiri saja. berani tidak kita tampil beda, mendobrak semua tatanan dan tradisi ngawur yang sempat tumbuh mengakar dimasyarakat kita. Hidup menjadi teladan, kemana generasi baru bisa bercermin.

Saya tidak sedang beretorika. Kita memang jangan pernah melupakan sejarah, dan revolusi memang belum selesai.  :)



&lt;blockquote&gt;1. yang ngeludah keatas itu siapa mas..koq bego amat ya ..
2. sejarah ngga dilupakan koq mas , cuman direvisi terus sesuai order .
konon sekarang sudah masuk ver.3.0&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makanya kalau meludah jangan ke atas dong. </p>
<p>Tapi saya setuju kalau kita harus tetap optimis. Sejarah menulis negeri ini pernah jaya. Saat inipun banyak anak-anak bangsa yang berprestasi,dan diperhitungkan. Sayangnya mereka justru lebih dihargai di luar sana. Di negeri sendiri mana ada yang peduli.</p>
<p>Yang paling mudah adalah memulai dari diri sendiri saja. berani tidak kita tampil beda, mendobrak semua tatanan dan tradisi ngawur yang sempat tumbuh mengakar dimasyarakat kita. Hidup menjadi teladan, kemana generasi baru bisa bercermin.</p>
<p>Saya tidak sedang beretorika. Kita memang jangan pernah melupakan sejarah, dan revolusi memang belum selesai.  <img src='http://jsop.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>1. yang ngeludah keatas itu siapa mas..koq bego amat ya ..<br />
2. sejarah ngga dilupakan koq mas , cuman direvisi terus sesuai order .<br />
konon sekarang sudah masuk ver.3.0</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jsop</title>
		<link>http://jsop.net/trotoar/#comment-591</link>
		<dc:creator>jsop</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 13:11:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jsop.net/?page_id=46#comment-591</guid>
		<description>September 2007 ada sebuah pidato , namanya juga....&quot;pidato&quot; .

&quot;Kita Bangsa Indonesia jangan jadi bangsa yang pesimis&quot;

lho.., ya dibuatkan cara yang bisa dilakukan dong..agar orang tidak dibenturkan pada tembok yang bisu.

Berdoa tanpa kerja , 
bekerja tanpa rencana , 
&quot;rencana&quot; tapi orang lain yang memetik hasilnya .

enteng lidah menelan ludah sendiri .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>September 2007 ada sebuah pidato , namanya juga&#8230;.&#8221;pidato&#8221; .</p>
<p>&#8220;Kita Bangsa Indonesia jangan jadi bangsa yang pesimis&#8221;</p>
<p>lho.., ya dibuatkan cara yang bisa dilakukan dong..agar orang tidak dibenturkan pada tembok yang bisu.</p>
<p>Berdoa tanpa kerja ,<br />
bekerja tanpa rencana ,<br />
&#8220;rencana&#8221; tapi orang lain yang memetik hasilnya .</p>
<p>enteng lidah menelan ludah sendiri .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.646 seconds -->

